Selasa, 08 November 2011
diktat penjas kelas XI semester 1
PERMAINAN BOLA BESAR
v Sepak Bola
Latihan bermain sepak bola mempunyai berbagai tujuan khusus antara lain
1. Meningkatkan penguasaan keterampilan teknis dalam situasi bermain
2. Melatih dan menerapkan taktik tertentu
3. Melatih kerjasama yang baik bagian atau unit tertentu, maupun tim secara keseluruhan
4. Meningkatkan kualitas fisik
Dalam situasi permainan terdapat hal yang harus dikuasai :
1. Strategi
2. Taktik bermain
3. Gerakan tertentu
Latihan bermain untuk pemain penyerang bertujuan mencetak gol
Latihan bermain untuk pemain lapangan tengah bertujuan mengirim bola ke pemain depan
Latihan bermain untuk pemain belakang bertujuan stopper bola(menghadang bola yang menuju daerah pinalti)
Soal-soal: sepak bola
1. Berbagai strategi permainan sepak bola harus diterapkan terutama dalam situasi permainan
2. Kunci utama dalam memenangkan suatu pertandingan sepak bola adalah menerapkan strategi yang cemerlang
3. Pola pertahanan satu jaga satu didaerah pertahanan dinamakan man to man
4. Yang tidak termasuk pola penyerangan dalam permainan sepak bola berikut ini adalah pola sapu bersih
5. Apabila seorang pemain bertahan menjatuhkan pemain penyerang di dalam kotak pinalti, maka wasit akan memberikan hukuman pinalti
6. Teknik permainan sepak bola yang tidak dapat menciptakan gol secara langsung adalah lemparan ke dalam
v Bola Basket
Formasi pemain; permainan bola basket adalah suatu permainan yang dimainkan oleh dua regu, yang masing-masing regu terdiri atas lima pemain. Pada dasarnya ada lima posisi pemain dalam permainan bola basket, yaitu 2 orang menjadi guard, 2 orang forward dan 1 orang center.
1. Guard (penjaga belakang) bertugas di garis pertahanan
2. Forward (pemain depan) bertugas sebagai penyerang
3. Center ( pemain tengah) bertugas membendung/menolak tembakan lawan, melakukan rebound, yaitu menguasai/menangkap bola setelah suatu tembakan gagal dilakukan
4. Menjadi target/sasaran operan teman seregu ketika berada di daerah pertahanan lawan.
soal-soal bola basket
1. Menyentuh bola dengan kaki tanpa disengaja merupakan bukan pelanggaran
2. Gol yang dibuat dari daerah 3 angka dihitung 2 angka
3. Gol yang dibuat dari luar daerah 3 angka dihitung 3 angka
4. Tembakan hukuman dilakukan dalam daerah free throw dengan nilai bola masuk 1 angka
5. Dalam permainan bola basket apabila ditentukan dua babak maka waktu yang diperlukan tiap babaknya adalah 20 menit
6. Dalam permainan bola basket apabila ditentukan empat babak maka waktu yang diperlukan tiap babaknya adalah 12 menit
BAB II
PERMAINAN BOLA KECIL
v Soft Ball
Olahraga softball lahir di Amerika Serikat pencetusnya oleh George Hancoc pada 1887 di kota Chicago. Daya tarik permainan ini dapat dimainkan oleh semua usia, pria maupun wanita.
Induk softball nasional adalah PERBASASI (Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia). Kejuaraan nasional soft ball pertama kali di Jakarta tahun 1967. Dan Soft ball pertama kali dipertandingkan dalam PON ke VII tahun 1969 di Surabaya.
Pemain
satu regu terdiri atas 9 orang pemain
pemain yang sudah diganti tidak boleh bermain lagi
Permainan
Untuk menentukan suatu regu menjadi penyerang/penjaga dengan cara di undi
Permainan dilakukan dalam 7 inning
Apabila regu tidak hadir akan dinyatakan kalah dan regu yang menang dapat nilai 7-0
Peraturan nilai
setiap pemain (better) yang berhasil kembali ke home dengan selamat dan melalui jalan yang benar , baik atas pukulan sendiri ataupun orang lain mendapat nilai satu
dalam permainan soft ball, pemain jaga dapat dibedakan menjadi dua: 1. Infielders, yaitu left fielders, center fielders, dan right fielders. 2. outfielders posisi jaga diluar lapangan segi empat
Teknik dasar:
cara memegang bola
menangkap dan melempar bola:
a. teknik melempar bola; dengan ayunan atas(overhand throw), ayunan samping (side arm throw), lemparan bawah (underhand throw), lecutan tangan
b. teknik menangkap bola; bergulir di tanah (ground-ball), melambung (fly ball), lurus (straight-ball)
c. teknik pemain pitcher seorang fielder yang bertugas melambung bola
d. teknik pemain catcher pemain jaga yang posisinya di belakang home plate.
e. Teknik memukul bola (batting) ; dengan ayunan penuh (swing), tanpa ayunan (bunting)
Tujuan memukul dalam permainan soft ball agar;
a. mencapai base didepannya dengan selamat
b. menciptakan nilai
c. memajukan pelari didepannya
Prinsip dalam memukul bola yang harus diperhatikan, yaitu;
a Grip (cara memegang tongkat pemukul)
b Stance (cara berdirinya)
c Stride (cara menggeserkan/melangkahkan kaki depan
d Swing (cara mengayunkan tongkat pemukul)
e Follow-through (gerak lanjutan si pemukul)
Soal-soal soft ball
Permainan soft ball mirip dengan permainan base ball
Lamanya waktu bermain permainan soft ball adalah 7 inning
Permainan softball diciptakan oleh George Hancoc
Kejuaraan softball pertama kali di Indonesia pada 1967 bertempat di Jakarta
Dalam permainan softball satu regu terdiri atas 9 orang pemain
Untuk menentukan suatu regu menjadi penyerang/penjaga dengan cara di undi
Teknik memukul bola (batting) ; dengan ayunan penuh (swing), tanpa ayunan (bunting)
Tujuan memukul dalam permainan soft ball agar;
a mencapai base didepannya dengan selamat
b menciptakan nilai
c memajukan pelari didepannya
Prinsip dalam memukul bola yang harus diperhatikan, yaitu;
a. Grip (cara memegang tongkat pemukul)
b. Stance (cara berdirinya)
c. Stride (cara menggeserkan/melangkahkan kaki depan
d. Swing (cara mengayunkan tongkat pemukul)
e. Follow-through (gerak lanjutan si pemukul)
Soft ball pertama kali dipertandingkan dalam PON ke VII tahun 1969 di Surabaya
BAB III
ATLETIK
v Atletik
Ø Lompat Tinggi
Tujuan lompat tinggi adalah agar pelompat dapat mencapai lompatan yang setinggi-tingginya.
Unsur lompatan meliputi; awalan, tumpuan, saat melewati mistar, mendarat
Teknik dasar lompat tinggi gaya stradle (gaya guling perut)
Teknik dasar lompat tinggi gaya flop
Teknik dasar lompat tinggi gaya gunting atau gaya Swenney
Teknik dasar lompat tinggi gaya western roll
Teknik dasar lompat tinggi gaya Scott
Sebelum teknik lompat tinggi gaya gunting adalah gaya jongkok hal ini terjadi pada th 1880 – 1896
Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi
1. awalan kurang baik, kurang cepat atau terlalu cepat
Hal-hal yang harus dihindari
1. memperpendek langkah akhir (pada awalan)
2. kecondongan badan ke depan
Hal-hal yang harus di utamakan
1. rendahkan titik pusat grafitasi pada saat langkah terakhir (pada awalan)
Soal-soal lompat jauh:
Unsur lompatan meliputi; awalan, tumpuan, saat melewati mistar, mendarat
Gaya lompat tinggi meliputi;
a. gaya stradle (gaya guling perut)
b. Teknik dasar lompat tinggi gaya flop
c. Teknik dasar lompat tinggi gaya gunting atau gaya Swenney
d. Teknik dasar lompat tinggi gaya western roll
e. Teknik dasar lompat tinggi gaya Scott
Sebelum teknik lompat tinggi gaya gunting adalah gaya jongkok hal ini terjadi pada th 1880 – 1896
Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi awalan kurang baik, kurang cepat atau terlalu cepat
Hal-hal yang harus dihindari memperpendek langkah akhir (pada awalan), kecondongan badan ke depan
Ø Lempar Lembing
1. International Athletic Federation adalah induk
organisasi atletik dunia
2. Bentuk lembing menyerupai sebuah tombak
3. Berat lembing untuk putra 800 gram dan untuk putri
600 gram
4. Panjang lembing untuk putra 2,6-2,7 meter dan untuk
putri 2,2-2,3 meter
5. Bentuk lapangan lempar lembing,cakram,tolak peluru,
Ø lempar cakram
1. Cakram terbuat dari bahan kayu yang dikelilingi dengan bingkai logam sebagai penguat sisi cakram.
2. Berat cakram untuk putra 2 kg dan putri 1 kg, garis tengah untuk cakram putra 219-221 mm dan untuk putri 180-182 mm
3. Lapangan berbentuk lingkaran dengan diameter 2,5 meter dan sudut daerah lemparan 40°
4. Cara memegang cakram bergantung pada panjang jari-jari dan lebar penampang telapak tangan pelempar.
5. Ada tiga cara memegang cakram, yaitu
a) bagi tangan yang cukup lebar dan jari-jari panjang, maka cakram diletakkan pada ruas pertama pada semua jari-jari,
b) cakram dipegang dengan jari telunjuk dan jari tengah berhimpit, jari yang lainnya sedikit merenggang,
c) bagi yang mempunyai jari-jari pendek, cakram dipegang seperti yang pertama, tetapi posisi jari-jari hanya pada tepi cakram
BAB IV
KEBUGARAN JASMANI
v Kebugaran Jasmani
Sistem latihan sirkuit diperkenalkan oleh Morgan dan Adamson pada 1953 di University of Leeds di Inggris. Latihan ini dapat memperbaiki secara serempak fitnes keseluruhan dari tubuh, yaitu komponen power, daya tahan, kecepatan, fleksibilitas, mobilitas, dan komponen-komponen lainnya. Bentuk latihan dalam sirkuit adalah kombinasi dari semua unsur fisik. Jenis latihannya lari naik turun tangga, lari ke samping, ke belakang, melempar bola, memukul bola dengan raket, melompat, berbagai bentuk latihan beban, setiap pos (lari zig-zag, pull-up, lempar bola medicine, squat jump, naik turun tambang, press, squat thrust, rowing, dan lari 200 meter) yang disusun dalam lingkaran.
Fungsi Tes dan Pengukuran Kebugaran Jasmani:
mengukur kemampuan fisik siswa
menentukan status kondisi fisik siswa
menilai kemampuan fisik siswa sebagai salah satu tujuan pengajaran penjas
mengetahui perkembangan kemampuan fisik siswa
sebagai bahan untuk memberikan bimbingan dalam meningkatkan kebugaran jasmani
sebagai salah satu bahan masukan dalam memberikan nilai penjas
Bentuk tes kesegaran jasmani Indonesia untuk siswa SMA.Terdiri 5 bbutir, yaitu
lari cepat 60 meter
angkat tubuh (pull-up/30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra
baring duduk (sit-up/60 detik)
loncat tegak (vertical jump)
lari jauh (1000 meter untuk putri dan 1200 meter untuk putra)
Tujuan untuk mengukur kemampuan fisik siswa dan menentukan tingkat kesegaran jasmani siswa.
Klasifikasi nilai:
Tes lari 60 meter cara memberi skor: (skor hasil tes yaitu waktu yang dicapai oleh pelari untuk menempuh jarak 60 meter. Waktu dicatat sampai sepersepuluh detik.)
Tes angkat tubuh 30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra cara memberi skor: (skor hasil tes yaitu jumlah angkatan tubuh yang dilakukan dengan benar selama 30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra). Setiap gerakan angkat tubuh yang tidak benar diberi nilai 0 (nol)
Tes baring duduk 60 detik cara memberi skor: (skor hasil tes yaitu jumlah baring duduk yang dilakukan dengan benar selama 60 detik. Setiap gerakan angkat tubuh yang tidak benar diberi 0 (nol)
Tes loncat tegak cara memberi skor: (ambil tinggi raihan yang tertinggi dari ketiga kali loncatan, sebagai hasil tes loncat tegak. Hasil loncat tegak diperoleh dengan cara hasil raihan tertinggi dari salah satu loncatan tersebut dikurangi tinggi raihan tanpa loncatan.
Tes lari jauh (1000 meter untuk puteri dan 1200 meter untuk putra)
Cara memberi skor; hasil yang dicatat sebagai skor 1000 meter (putri) dan 1200 meter (putra) adalah waktu yang dicapai dalam menempuh jarak tersebut. Hasil dicatat sampai sepersepuluh detik..
Soal-soal kebugaran jasmani
Kombinasi dari semua unsur latihan kebugaran jasmani adalah circuit training
latihan sirkuit training diperkenalkan pertama kali oleh Morgan dan Adamson
bentuk-bentuk latihan sirkuit training biasanya disusun dalam bentuk lingkaran
landasan latihan sirkuit yaitu melakukan suatu jumlah pekerjaan atau latihan dalam waktu sesingkat-singkatnya
kemampuan otot-otot untuk melakukan tugas gerak yang membebani otot dalam waktu yang cukup lama disebut daya tahan otot
BAB V
SENAM LANTAI
v Senam Lantai
1. bentuk-bentuk latihan senam lantai
a. latihan gerakan guling depan
Guling ke depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang). Latihan ini dapat dilakukan 2 cara:
1. guling ke depan dengan sikap awal jongkok
2. guling ke depan dengan sikap awal berdiri
b. latihan gerakan guling belakang
Guling ke belakang adalah menggulingkan badan ke belakang, dengan posisi badan tetap harus membulat, yaitu kaki dilipat, lutut tetap melekat di dada, kepala ditundukkan sampai dagu melekat di dada.
c. lenting tangan
Handspring adalah suatu gerakan dengan bertumpu kedua tangan di lantai disertai tolakan/lemparan satu kaki dari belakang ke arah depan atas dan mendarat atas dua kaki hingga berdiri tegak. Melihat dari tolakan kaki dan cara mendarat dapat dibedakan
1. tolakan satu kaki, mendarat atas dua kaki
2. tolakan satu kaki, mendarat atas satu kaki
3. tolakan dua kaki, mendarat atas dua kaki
Untuk membina siswa agar dapat melakukan handspring terlebih dahulu harus menguasai handstand. Hal ini akan memudahkan siswa dalam berlatih handspring.
d. latihan gerakan meroda
Meroda adalah suatu gerakan ke samping dengan bertumpu atas kedua tangan dan kaki terbuka lebar. Meroda dapat dilakukan dengan gerakan ke kiri dan ke kanan. Gerakan ini kelihatannya mudah untuk dilakukan, tetapi memerlukan koordinasi gerakan tinggi. Tanpa adanya koordinasi yang baik, gerakan ini susah dilakukan
e. latihan gerakan guling lenting
Latihan guling lenting adalah suatu geakan melenting badan ke atas depan yang disebabkan lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Tolakan itu dimulai dari sikap setengah guling ke belakang atau setengah guling ke depan dengan kedua kaki rapat dan lutut lurus.
Soal-soal senam lantai
1. untuk dapat melakukan handspring dengan baik, seorang pesenam terlebih dahulu harus menguasai gerakan handstand
2. sesuai dengan urutan gerakan berguling ke depan adalah dari tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang
3. latihan guling ke depan dapat dilakukan dengan dua cara salah satunya yaitu guling ke depan dengan sikap awal berdiri
4. Gerakan guling ke belakang posisi badan harus tetap membulat, yaitu
kaki dilipat, lutut tetap melekat di dada, kepala ditundukkan sampai dagu melekat di dada.
5. Meroda adalah suatu gerakan ke samping dengan bertumpu atas kedua tangan dan kaki terbuka lebar. Meroda dapat dilakukan dengan gerakan ke kiri dan ke kanan
BAB VI
SENAM RITMIK
v Senam Ritmik:
Senam irama disebut juga senam ritmik adalah gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik atau latihan bebas yang dilakukan secara berirama. Alat yang sering digunakan dalam senam irama yaitu gada, simpai, tongkat, bola, pita, topi dan lain-lain. Senam ini untuk menyalurkan nilai seni atau rasa keindahan, membina dan meningkatkan seni gerak. Yang ditekankan dalam senam irama, yaitu irama, kelentukan tubuh, dan kontinuitas gerakan.
Menurut perkembangannya senam irama terdapat 3 aliran, yaitu;
berasal dari seni sandiwara dipelopori oleh Delsartes
berasal dari seni musik dipelopori oleh Jacques Dalcrose
berasal dari seni tari dipelopori oleh Rudolf Van Laban
Soal-soal senam irama;
Senam irama adalah gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik atau latihan bebas yang dilakukan secara berirama
Yang termasuk alat digunakan dalam senam ritmik adalah gada, simpai, tongkat, bola, pita, topi
Tekanan yang harus diberikan pada senam ritmik antara lain, irama, kelentukan tubuh, dan kontinuitas gerakan.
Senam ritmik yang berasal dari seni sandiwara dipelopori oleh Delsartes
Senam ritmik yang berasal dari seni musik dipelopori oleh Jacques Dalcrose
Senam ritmik yang berasal dari seni
BAB VII
BUDAYA HIDUP SEHAT
v Kesehatan Pribadi
Usaha kesehatan pribadi adalah upaya setiap orang untuk memelihara dan mempertinggi derajat kesehatannya sendiri yaitu:
1. memelihara kebersihan, yaitu kebersihan badan, pakaian dan rumah
2. makanan yang sehat, yaitu bersih, bebas dari penyakit, cukup kualitas dan kuantitasnya
3. cara hidup yang teratur, yaitu makan, tidur, belajar, bekerja dan istirahat secara teratur
4. meningkatkan daya tahan tumbuh dan kesegaran jasmani, yaitu vaksinasi dan olahraga secara teratur
5. menghindari terjadinya penyakit, yaitu tidak kontak langsung dengan penderita penyakit menular, tidak bergaul secara bebas, selalu berbuat baik dan membiasakan diri mematuhi aturan kesehatan
6. meningkatkan taraf kecerdasan dan rohaniah, yaitu taat agama, meningkatkan kemampuan/pengetahuan agama
7. melengkapi rumah dengan fasilitas yang menjamin hidup sehat, yaitu adanya sumber air yang bersih, mck, tempat sampah dan limbah yang memadahi dan P3 K
8. pemeriksaan kesehatan secara periodik
SOAL-SOAL:
1. Perkembangan fisik manusia diperkirakan sampai usia….
2. Pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan seseorang dipengaruhi faktor…
3. Keadaan gizi, gangguan kesehatan dan rangsangan merupakan pertumbuhan dan perkembangan dari faktor…
4. Pertumbuhan dan perkembangan berjalan melalui proses….
5. Jelaskan usaha-usaha yang harus dilakukan untuk memelihara kebersihan pribadi!
6. Jelaskan cara-cara yang harus ditempuh untuk menghindari penyakit!
7. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan seseorang!
8. Jelaskan perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan!
9. Fungsi organ-organ endogen telah mencapai kesempurnaan, hal ini merupakan perkembangan jasmani masa…
10. Masa remaja sering disebut…
11. Keguncangan emosi ketika anak pada masa…
12. Seseorang telah mengetahui lawan jenisnya merupakan masa…
13. Sebutkan perkembangan jasmani masa remaja!
14. Sebutkan perkembangan jiwa, emosi, sosial, dan intelek masa remaja!
15. Yang tidak termasuk ciri-ciri anak yang sehat berikut ini adalah….
16. Tanda-tanda umum gangguan kesehatan adalah….
17. Sebutkan ciri-ciri anak sehat
18. Sebutkan tanda-tanda umum gangguan kesehatan…
19. Yang dikatakan keseimbangan hidup adalah terjadinya keseimbangan antara….
20. Manfaat melakukan rekreasi bagi tubuh manusia adalah…
21. Lamanya tidur pada malam hari adalah….
22. Yang tidak termasuk kegunaan istirahat berikut ini adalah….
23. Yang tidak termasuk gejala-gejala umum kurang tidur berikut ini adalah…
24. Jelaskan macam-macam cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan!
25. Sebutkan usaha-usaha yang dapat dilakukan agar dapat tidur dengan baik!
Pembahasan:
1. Sejak lahir, jasmani seseorang terus tumbuh berkembang. Baik dalam bentuk dan ukuran badan maupun daya kerjanya. Perkembangan ini berjalan terus sampai menjadi dewasa, (sekitar umur 25 tahun)
2. Pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan seseorang dipengaruhi beberapa faktor atau keadaan sebagai berikut: keturunan, pembawaan, dan faktor luar yang diperhatikan adalah keadaan gizi, gangguan kesehatan dan rangsangan
3. Faktor luar yang diperhatikan adalah keadaan gizi, gangguan kesehatan dan rangsangan karena mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.
4. Pertumbuhan dan perkembangan mempengaruhi dan dipengaruhi (interaction) dengan keputusan-keputusan yang diambilnya setiap saat, sehingga merupakan suatu proses yang dinamis.
5. Usaha kesehatan pribadi adalah daya upaya setiap orang untuk memelihara dan mempertinggi derajat kesehatannya sendiri, yaitu memelihara kebersihan, makanan yang sehat, cara hidup yang teratur, meningkatkan daya tahan tubuh dan kesegaran jasmani, menghindari terjadinya penyakit, meningkatkan taraf kecerdasan dan rohani, melengkapi rumah dengan fasilitas yang menjamin hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara periodik
6. Menghindari terjadinya penyakit, yaitu tidak kontak langsung dengan penderita penyakit menular, tidak bergaul secara bebas, selalu berbuat baik dan membiasakan diri mematuhi aturan kesehatan
7. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan seseorang yaitu keturunan, pembawaan, dan faktor luar yang diperhatikan adalah keadaan gizi, gangguan kesehatan dan rangsangan
8. Pertumbuhan itu perubahan jasmani seseorang baik dalam bentuk dan ukuran badan sampai berumur 25 tahun, perkembangan itu perubahan intelektual seseorang yang berlangsung terus sesuai dengan kadar aktivitas yang berkaitan dengan kecerdasannya
9. Masa adolesensia (masa remaja) dalam perkembangan jasmani menunjukkan fungsi-fungsi organ endoktrin (endogen) telah mencapai kesempurnaan
10. Masa remaja sering disebut masa adolesensia
11. Pada masa remaja, emosi belum mencapai suatu stabilisasi tertentu dan perlu adanya simpati dan nasehat-nasehat
12. seseorang telah mengetahui lawan jenisnya hal ini dalam perkembangan jiwa, emosi, sosial, dan intelektual menunjukkan faktor yang penting, yaitu perhatian terhadap seks, yang mempengaruhi hubungan dengan kawan dari jenis kelamin lain. Perhatian ini telah terjadi pada masa seseorang pada masa remaja
13. Perkembangan jasmani masa remaja, yaitu fungsi organ endokrin telah mencapai kesempurnaan, penambahan jaringan lemak dibawah kulit (subkutan) lebih banyak pada wanita dari pada anak-anak laki-laki, jaringan otot pada anak laki-laki lebih berkembang dari pada wanita
14. Perkembangan jiwa , emosi, sosial dan intelek masa remaja yaitu faktor yang penting adalah perhatian terhadap seks, yang mempengaruhi hubungan dengan kawan dari jenis kelamin lain, pemikiran sudah kritis, juga terhadap kewibawaan orang tuanya, emosi belum mencapai suatu stabilaasasi tertentu dan perlu adanya simpati dan nasehat-nasehat, mulai memisahkan diri dari orang tua dan mencari pergaulan dengan teman-teman sebayanya, ada aktivitas dan eksperimental sosial, melalui proses identifikasi dan imitasi, dibangkitkan dan dikembangkan cita-cita muluk dan aspirasi-aspirasi yang tinggi, dan perlu adanya identification figure yang baik
15. Ciri-ciri anak yang sehat, yaitu tumbuh dengan baik, dapat dilihat dari naiknya berat badan dan tinggi badan secara teratur dan proporsional, tangkas, gesit dan gembira, mata bersih dan bersinar, nafsu makan baik, pencernakan baik, bibir dan lidah segar, pernafasan tidak berbau, senang melakukan olahraga dan menikmati masa istirahatnya secara teratur, kulit dan rambut bersih dan tidak kering, tidak mempunyai perasaan tertekan dan mudah menyesuaikan diri dengan orang lain dan lingkungannya, perkembangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkatan umur dan kelamin
16. Tanda-tanda umum gangguan kesehatan, yaitu kesan umum jelek, sikap tubuh yang buruk, lekas lelah, sangat gemuk/kurus, kurang bersemangat, kebiasaan makan yang kurang baik, kesulitan dalam membaca/mendengar, tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan sehat
17. Ciri-ciri anak sehat, yaitu tumbuh dengan baik, tangkas gesit dan gembira, mata bersih dan bersinar, nafsu makan baik, senang melakukan olahraga, kulit dan rambut bersih dan tidak kering, tidak mempunyai perasaan tertekan dan mudah menyesuaikan diri, perkembangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkatan umur dan kelamin
18. Tanda-tanda umum gangguan kesehatan, yaitu kesan umum jelek, sikap tubuh yang buruk, lekas lelah, sangat gemuk/kurus, kurang bersemangat, kebiasaan makan yang kurang baik, kesulitan dalam membaca/mendengar, tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan sehat
19. Keseimbangan hidup dapat terpenuhi dengan pemanfaatan waktu luang yang baik, yaitu ada kesempatan dan waktu gerak badan, rekreasi, istirahat dan tidur secara teratur
20Manfaat melakukan rekreasi adalah kegiatan-kegiatan yang dapat mengembalikan energi yang hilang ataupun menyegarkan pikiran dan penjernihan perasaan yang kalut. Hubungannya dengan kesehatan pribadi adalah akan didapatkan kesegaran jasmani maupun kesehatan mental kembali, sehingga dapat mengerjakan pekerjaan (tugas) sehari-hari dengan tenaga baru dan pikiran yang jernih
21. Tidur sebaiknya pada malam hari selama 6 jam
22. Guna istirahat adalah melepaskan lelah, memberi kesempatan pada tubuh untuk membentuk kekuatan baru, sebab waktu istirahat sel-sel dalam tubuh mengisap zat-zat makanan yang ada dalam darah untuk membina kekuatan kembali, menambah kekuatan dan kesegaran, memperpanjang umur sel-sel tubuh
23. gejala-gejala umum dari kurang tidur adalah, kelopak mata sayu, pucat, muka muram dan juga pucat, badan lemah, kurang kegaiahan bekerja, malas
24. Cara pemanfaatan waktu luang yaitu, gerak badan dengan berolahraga, rekreasi, istirahat dan tidur
25. Usaha-usaha agar dapat tidur dengan baik, yaitu tidur dalam kamar yang tidak terlalu sesak, keadaan kamar rapi dan bersih, perasaan yang tenang, ventilasi yang baik, kamar tidak terlelu panas
Kesimpulan:
Diantaranya perkembangan kecerdasan, mungkin masih dapat berlangsung terus seuai dengan kemampuan masing-masing, Sejak lahir jasmani seseorang terus tumbuh berkembang. Baik dalam bentuk dan ukuran badan maupun daya kerjanya. Perkembangan ini berjalan terus sampai menjadi dewasa (sekitar umur 25 tahun). Akan tetap, tidak berhenti dalam umur 25 tahun
DAFTAR PUSTAKA
Djoko Pekik Irianto. (2000). Panduan Latihan Kebugaran yang Efektif dan Aman. Yogyakarta: Lukman Offset.
Kus Irianto & Kusno Waluyo. (2004). Gizi dan Pola Hidup Sehat. Bandung.
Muhajir. (2005). Pendidikan Jasmani Teori dan Praktek untuk SMA Kelas XII Bandung: Erlangga
Muhajir. (2007). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SMA Kelas XII. Bandung: Erlangga
Suparno, Suwandi (2008), Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SMA/MAKelas XII. Jakarta: Bumi Aksara
Minggu, 09 Oktober 2011
Source:
http://www.turnbasketball.co.cc/2008/12/fundamental-shooting.html
http://7sovanz.ngeblogs.com/2009/12/09/teknik-dasar-permainan-bola-basket/
http://santriw4n.wordpress.com/
http://andibrilinunm.blogspot.com/
http://doctorkomputer.blog.uns.ac.id/2009/12/09/cara-lay-up/
http://one.indoskripsi.com/node/2280
http://id.wikipedia.org/wiki/Bola_basket
http://www.bloggaul.com/anassepty/readblog/77941/permainan-bolabasket
http://tunggara.wordpress.com/basket/
http://kreasijaskes.blogspot.com/2009/02/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_17.html
http://chocochip.dagdigdug.com/2009/12/02/dasar-dasar-bermain-bola-basket/
http://vibie22.blogspot.com/2009/12/teknik-dasar-permainan-bola-basket.html
http://latihan-basket.blogspot.com/2009/09/dasar-dasar-permainan-bola-basket.html
Senin, 29 Agustus 2011
Manfaat dan Kerugian Kopi bagi Kesehatan
Manfaat dan Kerugian Kopi bagi Kesehatan
Penulis : purwanti
Banyak orang mencoba bertahan dengan minum kopi. Misalnya, ketika piket malam, lembur kerja, dan sebagainya, kopi dipercaya bisa membantu.
Tetapi bila ingin tahan lama ber-aerobik, tentu kopi tidak dianjurkan. Sebuah penelitian baru di Amerika menunjukkan bahwa kafein dan latihan olahraga tidak bisa digabungkan. Ketika beberapa atlet mengonsumsi ekstrakafein untuk meningkatkan stamina mereka, para dokter menemukan kopi bisa membuat tekanan darah melambung tinggi.
Para peneliti juga menemukan, bahwa dua cangkir yang diberikan pada pengendara sepeda akan merasakan adanya tekanan. Aliran darah ke lengan mereka lambat, begitu juga pembuluh darah mereka sempit. Bagi para atlet atau yang gemar melakukan olahraga, berhati-hatilah minum minuman yang mengandung kafein.
Minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, sudah sejak lama dianggap tidak terlalu menguntungkan tubuh. Terlebih bila diminum secara berlebihan. Para ahli juga memperbincangkan bahwa kafein punya potensi menyebabkan kanker dan penyakit hati. Namun studi lain mulai bermunculan dan membantah bila kafein disebut merugikan kesehatan. Bahkan studi tersebut mengatakan justru membantu kesehatan.
Menurut Warta Konsumen (WK) manfaat kopi bisa sebagai stimulan. Dua cangkir kopi, tulis WK, menunjukkan mampu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Studi lain juga memberikan argumentasi, kopi mampu membantu petugas shift malam mempertahankan konsentrasi, mengurangi potensi kecelakaan industri, mengurangi kelelahan pengemudi, serta risiko kecelakaan di jalan raya.
Kafein juga mengurangi gejala batu ginjal dan batu dalam kandung empedu. Studi pada 81.000 perempuan yang diberi perlakuan minum kopi 200 ml atau sekitar satu cangkir per hari menunjukkan berkurang risiko batu ginjal sebanyak 10%. Hasil yang sama didapatkan dari studi pada 45.000 pria. Menjadikan kopi bermanfaat bagi kesehatan tentu saja harus diminum dalam jumlah ideal.
Penelitian terakhir menyarankan, jumlah konsumsi kafein yang moderat seharusnya tidak membahayakan bahkan beberapa bukti bermanfaat untuk kesehatan. “Sekitar 4-5 cangkir kopi per hari rata-rata masih dapat ditoleransi oleh metabolisme tubuh. Namun yang perlu diperhatikan, jumlah tersebut termasuk kafein yang berasal dari sumber makanan lain. Jika telah mengonsumsi cokelat dan minuman ringan lain, maka kopi atau teh harus dikurangi,” tulis WK.
Di dalam tubuh, kafein diserap oleh perut, dimetabolisme dalam hati, dan dibuang dari tubuh selama 2-10 jam. Umumnya, perokok mempunyai metabolisme kafein lebih cepat daripada yang bukan perokok. Sedangkan pada wanita hamil, metabolisme terhadap kafein lebih lama. Itulah sebabnya bagi wanita hamil disarankan agar menghindari kafein, karena hasil studi pada uji hewan menunjukkan bukti adanya cacat kelahiran.
Dan anjuran pelarangan itu dikeluarkan oleh FDA (badan pengawasan makanan dan obat AS) pada awal tahun 1980. Dilaporkan kafein mempunyai kontribusi pada permasalahan kesuburan, kasus keguguran kandungan, dan perkembangan janin serta bayi lahir dengan berat rendah. begitu juga dengan wanita yang sudah menopause dan kurang mengonsumsi kalsium sebaiknya menghindari konsumsi kafein tinggi. Karena semakin banyak kafein yang dikonsumsi, maka semakin banyak pula kalsium yang hilang dari air seni.
Jadi bagi wanita yang sudah menopause dianjurkan cukup mengonsumsi satu cangkir kopi sehari. Sedangkan pengaruhnya pada tekanan darah, hasil studi di Inggris dan AS menunjukkan, pengaruh teh dan kopi dalam ukuran sedang cukup kecil. Bila seseorang minum 1-6 cangkir teh/kopi sehari tidak signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner maupun serangan jantung.
Sumber <http://mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php?ar_id=Njg=>
Manfaat Olahraga Bagi Pria
Perlindungan terhadap penyakit jantung, stroke, diabetes, kegemukan, hipertensi, penurunan memori, kanker kolon, patah tulang, dan depresi pada pria dapat dilakukan dengan berolahraga. Tapi bagi yang perlu ekstra motivasi harus mempertimbangkan manfaat tambahan bagi prostat dan seksualitas mereka. Pernyataan tersebut adalah hasil laporan Harvard Men’s Health Watch
Sebuah studi di Swedia tahun 2006 melaporkan bahwa olahraga yang teratur berkaitan dengan penurunan risiko sedang dan gejala-gejala berat dari benign prostatic hyperplasia (BPH). Setelah memperhitungkan faktor risiko lainnya, kebanyakan pria yang aktif 28% lebih sedikit mengalami gelaja-gejala saluran kencing bawah dibandingkan pria yang kurang aktif. Menurut catatan the Harvard Men’s Health Watch, efek olahraga pada kanker prostat kurang jelas. Beberapa studi mengemukakan bahwa olahraga memang dapat menurunkan risiko kanker prostat.
Walaupun disfungsi ereksi tidak mengancam kehidupan, tapi dapat mengganggu kualitas hidup. Studi di Harvard mengaitkan olahraga teratur pada penurunan sebesar 41% risiko disfungsi ereksi. Olahraga yang dilakukan yaitu sekitar 30 menit berjalan dalam sehari. Sebuah uji klinik acak tahun 2004 melaporkan bahwa olahraga sedang (rata-rata kurang dari 28 menit per hari) dapat membantu mempertahankan performa seksual pada pria kegemukan yang mengalami disfungsi seksual.
Dalam studi tahun 2003, pria berumur lebih dari 50 tahun yang tetap aktif secara fisik mempunyai risiko impoten 30% lebih rendah dibandingkan pria yang tidak aktif. Pria semakin berumur, kemungkinan impotennya akan semakin tinggi.
Peneliti melakukan survey lebih dari 31.000 pria berberumur antara 53-90 tahun. Para sukarelawan tersebut mengukur kemampuan mereka tiga bulan sebelumnya tanpa perlakuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang cukup. Peneliti juga menganalisis pengukuran fungsi seksual lainnya dan melihat kebiasaan gaya hidup mereka.
Hasilnya menunjukkan bahwa pria yang aktif secara fisik dilaporkan kemampuan ereksinya lebih baik. Semakin fit seorang pria, maka akan semakin baik ereksinya. Latihan yang giat, setara dengan lari paling sedikit 3 jam seminggu atau bermain tenis tunggal 5 jam seminggu, dapat menghasilkan manfaat lebih dan penurunan risiko impotensi sebesar 30%.
Hasil temuan ini juga menunjukkan bahwa pria yang kurang dari 60 tahun mendapat manfaat paling banyak dari olahraga. Namun, kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat akan menghilangkan manfaat tetap awet muda. Peneliti mengharapkan agar para pria mendapat pesan penting dari penelitian ini, yaitu aktivitas seksual dapat bertahan kuat bertahun-tahun selama mereka menjalani hidup yang sehat.
Sumber : Harvard Men’s Health Watch
10 Kiat Hidup Sehat Tanpa Obat
Hidup yang multikompleks dewasa ini membuat kita bisa terlanda
“penyakit” aneh yang sulit diatasi, baik oleh kekebalan tubuh sendiri
maupun obat-obatan. Bagaimana kiatnya agar kita tetap sehat tanpa
harus sering berobat.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa tubuh kita mempunyai sistem kekebalan
yang mampu melindungi badan dari serangan penyakit. Itu
kalausistemnya bekerja! Kadang-kadang suka ngadat.
Kalau sudah begitu, ya apa boleh buat! Kita terpaksa berobat. Namun,
niscaya juga tidak ada salahnya, mencoba berbagai kiat hidup mencegah
penyakit tanpa tergantung pada obat-obatan. Di mana-mana, mencegah
sebelum terjadi itu lebih baik daripada mengobati yang sudah telanjur
marak.
Berikut 10 tips yang dapat dipakai untuk itu:
1. Kenali diri Anda, baik fisik maupun kejiwaan
Ini agak filosofis, memang, tetapi sebenarnya justru di sini letak
kunci segalanya. Dengan mengenali diri sendiri, kita dapat mengetahui
kelemahan fisik tubuh kita, lalu dapat memutuskan apa yang baik dan
boleh dilakukan bagi tubuh, dan apa yang tidak.
Orang yang tanpa disadari telah keenakan menyantap makanan yang asin
secara berlebihan, misalnya, lama-kelamaan merasakan tubuhnya
berubah, seperti cepat merasa pusing, berkurang keseimbangan tubuhnya,
dan sering merasakan aneka gejala tidak enak badan. Setelah
memeriksakan badan ke dokter, baru diketahui tubuhnya mulai mengidap
“penyakit” tekanan darah tinggi. Kalau sejak itu ia berusaha sungguh-
sungguh untuk mengurangi makanan asin dan berlemak, sambil melakukan
olahraga ringan secara teratur, maka “penyakit”-nya tidak mudah kumat,
dan ia tidak perlu sering pergi ke dokter lagi.
Bila Anda mempunyai keluhan seperti itu, seyogianyalah mencontoh orang
yang mengenal kelemahan dirinya sendiri itu. Begitu juga orang yang
mudah marah dan sukar mengendalikan diri karena tidak mengenal
kekurangan dirinya sendiri. Setelah mengenal kelemahannya, dan mau
memperbaiki kebiasaannya yang merugikan, lama-lama ia mahir menjaga
agar tidak mudah terpancing emosinya. Itu berkat ia berusaha mengenal
dirinya sendiri juga.
2. Tidak terburu-buru merasa sakit
Hanya karena bersin, batuk, atau agak demam, orang telah memutuskan
untuk minum obat. Padahal acap kali setelah dibiarkan tiga hari,
gejala sakit itu hilang sendiri. Tubuh memang mempunyai kemampuan
untuk menyembuhkan sendiri. Hanya dengan beristirahat cukup, gejala
sakit itu sudah hilang sendiri. Gejala pusing kadang bahkan dapat
hilang hanya karena menghirup udara segar di taman yang tidak tercemar
udara knalpot.
Gejala batuk dan bersin memang merupakan tanda serius juga, bahwa
tubuh sedang berusaha mengeluarkan kuman penyakit dari saluran
pernapasan. Demam berkeringat merupakan tanda tubuh sedang melawan
serangan kuman. Kalau gejala itu berlangsung selama tiga hari, karena
beratnya serangan, ya apa boleh buat, kita ke dokter untuk konsultasi
medis.
3. Mengusahakan variasi makanan sehari-hari
Melakukan variasi santapan, berangkat dari asumsi bahwa ada bahan
makanan tertentu yang lebih bermanfaat daripada jenis makanan biasa
sehari-hari. Kalau ini kita pakai sebagai selingan bagi jenis makanan
sehari-hari, maka kedua kelompok bahan itu dapat saling melengkapi.
Bila kita terbiasa makan daging ayam dan sapi, sebaiknya mengubah
kebiasaan itu, dan sekali-sekali makan ikan segar, tempe, dan tahu
sebagai selingan. Bahan ini mempunyai kadar lemak tak jenuh yang
banyak, dan berpotensi mengurangi risiko tekanan darah tinggi.
Sebaliknya, kalau kita terbiasa makan ikan, tempe, dan tahu telur saja
sehari-hari, pada suatu kesempatan makan santapan istimewa pada
kondangan temanten, atau arisan keluarga besar, ambil saja daging ayam
atau sapi. Protein daging hewan berperan mempertahankan laju
pertumbuhan tubuh dan mengganti sel-sel jaringan yang rusak.
Begitu juga dengan sayuran. Kalau hari demi hari kita makan sayur
mayur hijau, karena beranggapan bahwa yang serba hijau itu pasti
bagus, sesekali perlu variasi menyantap sayuran dan buah-buahan tidak
hijau, seperti tomat, wortel, jagung muda, paprika merah (sebagai
sayur), pisang, mangga, apel, jeruk (sebagai pencuci mulut).
4. Menyesuaikan konsumsi dengan tingkatan umur
Jumlah zat gizi yang diperlukan tubuh berbeda-beda bergantung pada
umur, jenis kegiatan, dan kondisi tubuh (dalam keadaan sakit atau
sehat). Pada anak-anak dan remaja yang sedang giat-giatnya tumbuh,
kelima unsur dalam makanan (karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan
mineral, serta air) sangat diperlukan, sehingga tidak perlu dibatasi.
Sebaliknya, pada orang dewasa dan lanjut usia, pembatasan itu mutlak
perlu. Karbohidrat dan lemak sebagai penghasil energi harus dikurangi
jumlahnya, mengingat kegiatan fisik mereka sudah menurun. Cara
mengurangi karbohidrat dan lemak ialah dengan mengurangi porsi nasi
dan goreng-gorengan. Sebaliknya, vitamin dan mineral serta air justru
harus dimakan dengan cukup. Zat-zat ini sangat perlu untuk
memperlancar metabolisme dalam tubuh, dan meningkatkan daya tahannya.
Hanya perlu diingat bahwa yang paling baik ialah memakai vitamin
alamiah, seperti yang terkandung dalam buah dan sayuran segar.
Sedangkan air yang diminum harus yang steril, aman dari kuman, seperti
air mineral yang benar memenuhi syarat sebagai air mineral. Boleh juga
air biasa yang selalu sudah direbus lebih dulu. Lebih kurang 60% dari
bobot badan kita berupa air atau cairan. Itu berarti kita harus minum
air lebih banyak daripada unsur makanan yang lain. Orang yang sedang
sakit dan terpaksa minum obat, malah harus minum air lebih banyak
lagi. Penderita “penyakit” sulit buang air, bisa tertolong dari
penderitaannya dengan setiap hari minum 2 – 3 gelas air putih sebelum
pergi ke belakang.
Konsumsi protein pada orang dewasa dan lansia juga perlu dikurangi,
meskipun tidak sebanyak pengurangan karbohidrat dan lemak. Cara
mengurangi protein ini ialah dengan mengganti menu makanan sumber
protein hewani dengan makanan sumber protein nabati, yang kadar
proteinnya kurang atau hanya sedikit. Misalnya, kacang-kacangan, tahu,
dan tempe.
5. Berolahraga secara teratur sesuai kemampuan
Berolahraga bertujuan memperlancar peredaran darah, dan mempercepat
penyebaran impuls urat saraf ke bagian tubuh atau sebaliknya, sehingga
tubuh senantiasa bugar. Banyak orang berpendapat, tanpa olahraga pun
kita sebenarnya juga sudah bergerak badan mirip olahraga, kalau
melakukan pekerjaan fisik sehari-hari seperti menyapu lantai,
membersihkan rumah, mencuci, dan menjemur pakaian.Tetapi apakah
“olahraga” semacam ini dapat kita lakukan secara teratur dan
berkesinambungan? Itu masalah tersendiri!
Diperlukan kemauan yang kuat, berdasarkan keyakinan bahwa olahraga itu
mutlak perlu agar badan tetap bugar, karena peredaran darah
diperlancar tadi. Pada gilirannya ini dapat meningkatkan kekebalan
tubuh.
Para penderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, infeksi paru-
paru, dan kencing manis, hendaknya berkonsultasi ke dokter dulu untuk
mengetahui jenis olahraga apa yang cocok. Biasanya olahraga yang
intensitasnya rendah dan dilakukan tidak terlalu lama.
Orang normal yang tidak mengidap penyakit, sangat baik memilih
olahraga yang kapasitas aerobiknya tinggi seperti renang, aerobik yang
high impact, naik sepeda stasioner, dan joging.
6. Selalu menjaga kebersihan
Lingkungan bersih di rumah, halaman, dan kompleks hunian memberi
suasana segar dan nyaman. Sebuah penelitian di Amerika Serikat
menunjukkan bahwa kelompok rumah yang mempunyai halaman dan lingkungan
tertata baik, hijau, dan asri, mempunyai persentase kesehatan
penghuninya jauh lebih baik daripada kelompok rumah miskin tanaman.
Lingkungan bersih membuat tubuh kita juga bersih, baik jasmani maupun
rohani. Kondisi ini mampu mencegah penyakit jasmani seperti infeksi
kulit, alergi debu, flu, bronkitis, dan “penyakit” rohani seperti
stres, frustrasi dan depresi, biang kerok menurunnya sistem kekebalan
tubuh.
7. Meluangkan waktu untuk bersantai
Meluangkan waktu tidak berarti minta istirahat lebih banyak daripada
bekerja produktif sampai melebihi kepatutan. Tidak! Meluangkan waktu
untuk istirahat itu sebentar saja, dan ini perlu, untuk setel kendo
sejenak di antara ketegangan jam sibuk bekerja sehari-hari. Ini perlu
dilakukan secara rutin.
Bersantai juga tidak berarti harus melakukan rekreasi yang melelahkan,
tetapi cukup berkumpul membicarakan masalah keseharian dengan rekan
sekantor, tetangga atau keluarga di rumah. Bukan tidak mungkin, mereka
dapat membantu memecahkan masalah, atau setidak- tidaknya meringankan
beban pikiran.
Bersantai seorang diri dengan merenung dan mawas diri juga perlu.
Makin sering dan rutin ini dilakukan, makin bagus keseimbangan jiwa
kita. Tidur nyaman juga bentuk bersantai seorang diri. Stamina akan
pulih dengan cepat, dan keseimbangan hormon dalam tubuh juga cepat
tercapai.
Tubuh letih dan pikiran kusut kalau dibiarkan berkepanjangan (sampai
dibawa ke kamar tidur), akan menurunkan daya kerja sistem kekebalan
tubuh. Pada gilirannya memudahkan serangan penyakit.
8. Back to nature
Trend pada awal dekade 1990-an di negeri Barat ini dilandasi
pengalaman bahwa gaya hidup pada zaman modern mendorong orang mengubah
kebiasaan makan, seperti misalnya lebih sering menyantap makanan
kalengan, sambal botolan, atau buah awetan. Juga jarang bergerak badan
karena kemudahan memakai alat bantu rumah tangga, seperti mencuci
pakaian dengan mesin cuci, menyapu lantai dengan penyedot debu,
bepergian dengan kendaraan, padahal cuma dekat dan lebih sehat
dilakukan dengan jalan kaki. Tubuh kita jadi manja, karena jarang
bergerak, sehingga mudah sakit karena lembek.
Sebaliknya, seorang pendekar silat, walaupun hidup di tengah zaman
modern, selalu sehat tubuhnya karena masih sering berjalan kaki,
latihan rutin dengan menggerakkan badan, dan tidak memakai alat bantu
hasil teknologi modern yang membuat orang jadi lembek.
Untuk kembali dekat dengan alam, kita bukannya harus ikut menjadi
pendekar silat, tetapi setidak-tidaknya menghindari bahan makanan
kalengan, dan malah memperbanyak makan sayuran dan buah yang segar.
9. Mengolah pernapasan
Mengolah pernapasan berarti mengatur cara dan frekuensi bernapas agar
lebih efisien. Dengan menghirup udara (oksigen) perlahan-lahan dalam
hitungan 15 kemudian melepaskannya kembali pelan-pelan juga dalam
hitungan 15, kita bisa menahan oksigen dalam badan lebih lama daripada
biasanya. Oksigen akan dipakai oleh organ tubuh secara efektif,
walaupun jumlahnya cuma sedikit.
Selama ini kita bernapas dengan frekuensi yang tidak teratur. Kadang
lambat, kadang cepat. Oksigen yang diirup juga cepat keluar lagi.
Belum sampai dimanfaatkan dengan baik, sudah keburu keluar. Dalam satu
menit kita benapas lima kali atau lebih.
Tetapi, dengan latihan teratur frekuensi bernapas itu bisa kurang dari
lima kali dalam semenit. Setiap kalinya selalu dalam, dan berdaya
guna. Akibatnya, oksigen yang dihirup cukup sedikit saja, tetapi sudah
efektif. Organ tubuh akan menyesuaikan diri dengan ketersediaan
oksigen yang sedikit ini, dan itu justru menguntungkan tubuh. Sebab,
dengan oksigen sedikit, tetapi toh sudah efektif itu, tubuh tidak
kebanjiran hasil pernapasan berupa CO2 banyak-banyak, yang tidak baik
bagi kesehatan.
10. Menggemari bacaan kesehatan
Ungkapan “Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta” sangat
pas untuk menyindir orang yang ingin tubuhnya sehat, tetapi tidak mau
bersusah payah mendekati bacaan tentang kesehatan. Kalau dekat, kita
akan tahu seluk-beluk kesehatan itu lebih baik, dankemudian dapat
memakainya untuk menyusun siasat menghindari gangguan penyakit.
Jumat, 26 Agustus 2011
SBY Kecewa Buruknya Infrastruktur Pendidikan di Daerah
K. Yudha Wirakusuma - Okezone
Jum'at, 26 Agustus 2011 21:54 wib
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
"Kalau melihat langsung di lapangan kebijakan program pembangunan sebagian sudah dilaksanakan hasilnya baik sebagian belum sebagian lagi ada muncul memang diluar kebijakan dan program kita justru jadi input di waktu yang akan datang karena dilihat infrastruktur SD dan SMP catatan di Kemendiknas 15% rusak berat," ujar SBY di Istana Negara, Jumat (26/8/2011) malam.
SBY menjelaskan, hal itu berdasarkan hasil pantauannya selama menjalani Safari Ramadan di sejumlah daerah selama 5 hari 4 malam.
"Saya kemarin juga kecewa prihatin juga memberikan teguran-teguran karena sebagian sekolah agar terawat baik, tidak kotor enggak rapih. Enggak bisa dibayangkan anak-anak kita enam tahun harus sekolah disitu," jelasnya.
Sebelumnya, SBY berkeliling ke sejumlah daerah dalam rangka Safari Ramadan mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah. Rute yang ditempuh SBY yakni Ciawi, Cipanas, Cianjur, Siranjang, Cipatat, Cicalengka, Nagreg, Tasikmalaya, Banjar, Majenang, Cilacap,Banyumas, Purwokerto, Bumiayu, Brebes, dan Tegal.
Dalam Safari kali ini, SBY sempat meninjau jalur Lingkar Nagrek pada kilo meter 2+600, mengunjungi SDN 2 Rajapolah Tasikmalaya, Puskesmas Kawalu, Tasikmalaya, dan Kerajinan Bordir Haryati.
SBY juga sempat meninjau Industri kerajinan rakyat Lentera Gentur Uni Antique, Warung Kondang Cianjur, SDN Tanjung Sari, Puskesmas DTP Ciranjang, serta kantor Desa Haurwangi, Cianjur. (put)
(hri)
SBY Dapati Kepala Sekolah Hanya Berpakaian Kaos dan Sandal Jepit
K. Yudha Wirakusuma - Okezone
Jum'at, 26 Agustus 2011 22:43 wib
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
"Ada yang perlu saya sampaikan, bagian cerita saya. Kedatangan saya ada yang betul-betul tidak diberitahu jadi di Banjar ada sekolah SMP kami datangi langsung kepala sekolah juga lagi ada disitu, pakai kaos dan sandal," kata SBY dalam sambutan acara berbuka puasa bersama dengan Pemimpin Redaksi dan Wartawan Istana Kepresidenan di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (26/8/2011) malam.
SBY menambahkan dirinya juga meninjau langsung sejumlah ruangan di sekolah tersebut.
"Saya suruh buka semua kepala sekolah, kamar mandinya rapih bersih tidak bau airnya mengalir," imbuhnya.
Gambaran sekolah seperti itulah menurut SBY sebagai sekolah yang ideal bagi para siswa. "Tiga tahun anak kita sekolah di situ, dan dapat merasakan pengaruh pada jiwanya," tutup SBY.
Sebelumnya, SBY berkeliling ke sejumlah daerah dalam rangka Safari Ramadan mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah. Rute yang ditempuh SBY yakni Ciawi, Cipanas, Cianjur, Siranjang, Cipatat, Cicalengka, Nagreg, Tasikmalaya, Banjar, Majenang, Cilacap,Banyumas, Purwokerto, Bumiayu, Brebes, dan Tegal.
Dalam Safari kali ini, SBY sempat meninjau jalur Lingkar Nagrek pada kilo meter 2+600, mengunjungi SDN 2 Rajapolah Tasikmalaya, Puskesmas Kawalu, Tasikmalaya, dan Kerajinan Bordir Haryati.
SBY juga sempat meninjau Industri kerajinan rakyat Lentera Gentur Uni Antique, Warung Kondang Cianjur, SDN Tanjung Sari, Puskesmas DTP Ciranjang, serta kantor Desa Haurwangi, Cianjur. (put)
Selasa, 23 Agustus 2011
Sabtu, 20 Agustus 2011
Pungli terhadap guru sertifikasi bukan isu
Inspektorat Kabupaten Sukoharjo menerjunkan tim khusus melakukan pelacakan, terkait dugaan adanya pungutan liar (pungli) terhadap guru sertifikasi. Dari hasil pelacakan yang dilakukan, tim Inspektorat menemukan bukti baru pungli terhadap guru sertifikasi bukan sekedar isu. Namun, isu tersebut benar karena setiap guru sertifikasi terkena pungutan Rp 50 ribu/bulan.”Dari hasil pelacakan, sebagaian besar guru membenarkan adanya pungutan tidak resmi dari oknum Dinas Pendidikan. Mereka mengaku terkena pungutan Rp 50 ribu/bulan. Paling tidak, pengakuan adanya pungutan tersebut diakui oleh tiga orang guru yang dimintai keterangan,” jelas Kepala Inspektorat Sukoharjo Joko Triyono kepada wartawan, Senin (4/10) kemarin. Dia menjelaskan, setelah mendapatkan instruksi bupati, Inspektorat langsung menerjunkan tim berjumlah empat orang. Inspektorat menerjunkan tim ke lapangan, menyusul adanya laporan pungutan liar terhadap guru sertfikasi jilid II.
Selanjutnya, Insepktorat menindaklanjuti dengan menerjunkan tim mencari bukti dan fakta di lapangan. ”Dengan adanya temuan baru ini setidaknya bisa menjadi bukti baru dan tidak hanya sekedar isu saja,” katanya. Ditambahkan Joko, tim Inspetorat mulai diterjunkan sejak Sabtu (2/10) lalu, dengan objek pemeriksaan di Kecamatan Mojolaban. Tim berhasil mengorek keterangan dari tiga orang guru, mengaku kena pungutan Rp 50 ribu/bulan.
”Hasil temuan akan ditindaklanjuti, kalau benar adanya pungutan tidak resmi dan menyalahi aturan akan ditindaklanjuti diteruskan ke aparat penegak hukum, katanya. Hasil pemeriksaan, ketika guru mengaku dimintai Rp 50 ribu/bulan saat mengurus kelengkapan sertifikasi. Dari pengakuan guru, uang pungutan katanya untuk biaya fotokopi, pemberkasan, rapat dan hal lainnya yang berhubungan dengan sertifikasi. ”Namun, para guru mengaku tidak tahu uang tersebut diserahkan ke siapa,” paparnya.
Dinilai serius
Terkait dengan penemuan tersebut, Inspektorat akan melanjutkan pemeriksaan di kecamatan lain. Khusus, untuk pengusutan pungutan guru sertifikasi pihaknya terjun langsung bersama bawahannya, Sebab, masalah tersebut dinilai serius karena pernah terjadi, tapi terulang lagi.
Joko menambahkan, penanganan kasus pungutan tidak resmi, Inspektorat berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) No.53 2010 tentang disiplin pegawai negeri dengan sanksi bisa berat, ringan tergantung kesalahan yang telah dilakukan. Tentang hukuman dan sanksi bagi pelaku, tergantung tingkat kesalahannya. ”Yang pasti, apa pun alasannya, pungutan tersebut tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.
Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Sukoharjo Suryanto mengatakan, jika memang Inspektorat menemukan bukti adanya pungutan terhadap guru sertifikasi pelaku agar diambil tindakan. Apabila pelaknya, oknum pejabat dan PNS agar diberi sanksi administratif. Suryanto mendesak, Inspektorat agar menuntaskan pengusutan dan klarifikasi tehadap para guru. Hal itu perlu dilakukan agar permasalahan pungutan tidak resmi itu dapat dituntaskan. ”Jangan, sampai kejadian serupa terjadi lagi dan berulangulang,” katanya. K.12-bg
Jumat, 19 Agustus 2011
ATLETIK/TOLAK PELURU
TOLAK PELURU
Terdapat beberapa teknik dasar dalam tolak peluru, diantaranya :
Teknik Memegang Peluru
Ada 3 teknik memegang peluru :
Jari-jari direnggangkan sementara jari kelingking agak ditekuk dan berada di samping peluru, sedang ibu jari dalam sikap sewajarnya.
Untuk orang yang berjari kuat dan panjang.
Jari-jari agaka rapat, ibu jari di samping, jari kelingking berada di samping belakang peluru.
Biasa dipakai oleh para juara.
Seperti cara diatas, hanya saja sikap jari-jari lebih direnggangkan lagi, sedangkan letak jari kelingking berada di belakang peluru.
Cocok untuk orang yang tangannya pendek dan jari-jarinya kecil.
Teknik Meletakkan Peluru Pada Bahu
Peluru dipegang dengan salah satu cara diatas, letakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher bagian samping. Siku yang memegang peluru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping kiri badan.
Teknik Menolak Peluru
Pengenalan peluru
Peluru dipegang dengan satu tangan dipindahkan ke tangan yang lain
Peluru dipegang dengan tangan kanan dan diletakkan di bahu dengan cara yang benar
Peluru dipegang dengan dua tangan dengan sikap berdiri akak membungkuk, kemudian kedua tangan yang memegang peluru diayunkan ke arah belakang dan peluru digelindingkan ke depan
Sikap awal akan menolak peluru
Mengatur posisi kaki, kaki kanan ditempatkan di muka batas belakang lingkaran, kaki kiri diletakkan di samping kiri selebar badan segaris dengan arah lemparan. Bersamaan dengan ayunan kaki kiri, kaki kanan menolak ke arah lemparan dan mendarat di tengah lingkaran. Sewaktu kaki kaki kanan mendarat, badan dalam keadaan makin condong ke samping kanan. Bahu kanan lebih rendah dari bahu kiri. Lengan kiri masih pada sikap semula.
Cara menolakkan peluru
Dari sikap penolakan peluru, tanpa berhenti harus segera diikuti dengan gerakan menolak peluru. Jalannya dorongan atau tolakan peda peluru harus lurus satu garis. Sudut lemparan kurang dari 40o.
Sikap akhir setelah menolak peluru
Sesudah menolak peluru, membuat gerak lompatan untuk menukar kaki kanan ke depan. Bersamaan dengan mendaratnya kaki kanan, kaki kiri di tarik ke belakang demikian pula dengan lengan kiri untuk memelihara keseimbangan.
B. Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Teknik Tolak Peluru
Cara memegang
Awalan
Gerakan
Tolakan
Sikap badan saat menolak
Ketentuan diskualifikasi/kegagalan peserta tolak peluru :
- Menyentuh balok batas sebelah atas
- Menyentuh tanah di luar lingkaran
- Keluar masuk lingkaran dari muka garis tengah
- Dipangil selama 3 menit belum menolak
- Peluru di taruh di belakang kepala
- Peluru jatuh di luar sektor lingkaran
- Menginjak garis lingkar lapangan
- Keluar lewat depan garis lingkar
- Keluar lingkaran tidak dengan berjalan tenang
- Peserta gagal melempar sudah 3 kali lemparan
Beberapa hal yang disarankan :
Bawalah tungkai kiri merendah
Dapatkan keseimbangan gerak dari kedia tungkai, dengan tungkai kiri memimpin di belekang
Menjaga agar bagian atas badan tetap rileks ketika bagian bawah bergerak
Hasilkan rangkaian gerak yang cepat dan jauh peda tungkai kanan
Putar kaki kanan ke arah dalam sewaktu melakukan luncuran
Pertahankan pinggul kiri dan bahu menghadap ke belakang selama mungkin
Bawalah tangan kiri dalam sebuah posisi mendekati badan
Tahanlah sekuat-kuatnya dengan tungkai kiri
Beberapa hal yang harus dihindari :
Tidak memiliki keseimbanagn dalam sikap permulaan
Melakukan lompatan ketika meluncur dengan kaki kanan
Mengangkat badan tinggi ketika melakukan luncuran
Tidak cukup jauh menarik kaki kanan di bawah badan
Mendarat dengan kaki kanan menghadap ke belakang
Menggerakkan tungkai kiri terlalu banyak ke samping
Terlalu awal membuka badan
Mendarat dengan badan menghadap ke samping atau ke depan
C. Peralatan
Alat yang di gunakan :
- Rol Meter
- Bendera Kecil
- Kapur / Tali Rafia
- Peluru
a. Untuk senior putra = 7.257 kg
b. Untuk senior putri = 4 kg
c. Untuk yunior putra = 5 kg
d. Untuk yunior putri = 3 kg
- Obrient : gaya membelakangi arah tolakan
- Ortodox : gaya menyamping
D. Lapangan Tolak Peluru
Konstruksi :
o Lingkaran tolak peluru harus dibuat dari besi, baja ata bahan lain yang cocok yang dilengkungkan, bagian atasnya harus rata dengan permukaan tanah luarnya. Bagian dalam lingkaran tolak dibuat dari emen , aspal atau bahan lain yang padat tetapi tidak licin. Permukaan dalam lingkaran tolak harus datar anatara 20 mm sampai 6 mm lebih rendah dari bibir atas lingkaran besi.
o Garis lebar 5 cm harus dibuat di atas lingkaran besi menjulur sepanjang 0.75 m pada kanan kiri lingkaran garis ini dibuat dari cat atau kayu.
o Diameter bagian dalam lingkaran tolak adalah 2,135 m. Tebal besi lingkaran tolak minimum 6 mm dan harus di cat putih.
o Balok penahan dibuat dari kayu atau bahan lain yang sesuai dalam sebuah busur/lengkungan sehingga tepi dalam berhimpit dengan tepi dalam lingkaran tolak, sehingga lebih kokoh.
o Lebar balok 11,2-30 cm, panjangnya 1,21-1,23 m di dalam, tebal 9,8-10,2 cm.
materi
- AQUATIC (1)
- ARTIKEL (4)
- ATLETIK (2)
- CELOTEH (1)
- HIV / AIDS (7)
- INFO KESEHATAN (1)
- INFO KONVENSI (1)
- INFORMASI (1)
- KANDUNGAN NUTRISI (5)
- KEBUGARAN JASMANI (1)
- KEPELATIHAN (1)
- Modifikasi (1)
- NARKOBA (2)
- OUTBOUND (1)
- PENDIDIKAN JASMANI (2)
- PERMAINAN BOLA BESAR (3)
- PERMAINAN BOLA KECIL (2)
- PERMAINAN TRADISIONAL (3)
- PSIKOLOGI OLAHRAGA (1)
- PSIKOLOGI PENDIDIKAN (1)
- PUASA (2)
- SEMINAR (1)
- SENAM (GYMNASTIC) (1)
- TULISAN (2)
Kamis, 18 Agustus 2011
Tenis Meja
Sejarah Tenis Meja
Pada mulanya tenis meja dianggap sebagai permainan yang lucu dan kurang menarik, karena mulanya seorang gadis dan seorang pemuda memukul bola plastic kecil melintas di atas net ( yang selanjutnya disebut pingpong). Pada perkembangan selanjutnya dari hasil latihan sampai terampil dalam bermain bola pingpong itu dapatlah ditentukan bahwa tubuh merupakan subjek yang harus melewati latihan khusus dan intensif, serta harus mampu memukul bola lebih dari 100 mph dan harus dapat menguasai bola itu sendiri.
Pada saat tenis meja merupakan ukuran olahraga prestasi internasional, selebih bertahun selama 30 tahun menjadi ukuran prestasi nasional. Pertandingan tenis meja diselenggarakan di London tahun 1926, yang semata-mata merupakan kompetisi antara 7 negara dan selanjutnya diikuti oleh 34 negara. Tahun 1930 Inggris mampu mendapat unggulan, yakni Fred Derry yang memenangkan kejuaran tunggal Wimbolden pada tahun 1928 – 1929. Sukses yang diperoleh Eropa Timur, membuat nama Viktor Barna dari Richard Bergmann menjadi tokoh legendaris. Barna sendiri menjadi raja tenis meja selama 16 tahun dalam nomor tunggal dan ganda.
Setelah Perang Dunia II, tenis meja mengundang simpati dan mempesonakan setengah dari benua Eropa. Hungaria dan Cekoslawakia menghasilkan pemain–pemain kaliber dunia serta memperkenalkan teknik permainan yang maju dan lebih maju.
Pengertian tenis meja
Tenis meja adalah suatu cabang olahraga yang tidak mengenal batas umur, anak –anak maupun orang dewasa dapat bermain bersama. Dapat dianggap sebagai acara rekreasi, dapat juga dianggap sebagai olahraga atletik yang harus ditanggulangi dengan bersungguh-sungguh. Tetapi kalau kita ingin menguasai pingpong sebagai olahraga, maka mau tak mau kita harus mempelajari dan memahami berbagai stroke (pukulan) yang ada, kita harus menguasai juga berbagai style permainan yang utama, tak mungkin bermain pingpong dengan baik tanpa mengetahui dasar-dasar ini.
Tenis meja merupakan salah satu abang olahraga yang banyak penggemarnya, tidak terbatas pada tingkat usia remaja saja, tapi juga anak-anak dan orang tua, pria dan wanita cukup besar peminatnya, hal ini disebabkan karena olahraga yang satu ini tidak terlalu rumit untuk diteliti.
Perlengkapan Tenis Meja
1. Bet atau Raket
Bet merupakan alat utama untuk memukul bola pada tenis meja. Pada mulanya dipakai busa atau spon, kemudian mengalami perubahan pada masa 30 tahun terakhir. Alat pemukul bola pada tenis meja ( bet atau raket) semakin disederhanakan. Bet – bet terbuat dari bahan – bahan lunak dengan postur bundar, dan terbuat dari karet. Dengan adanya karet sintetis tersebut didapatkan bet seperti yang dipakai Barna, Bergmann dan Leach. Bet yang dilapisi karet tidak saja memberi kecepatan penuh, tetapi juga memberi kesempatan kepada para pemain mengembangkan gaya permainannya yang akurat, penuh kehalusan dan teknik yang meliputi segalanya. Bola akan berputar-putar membingungkan pandangan pada keepatan prima. Pukulan semacam itu, harus sudah menyatu dalam perlengkapan tenis bagi pemain kaliber dunia.
2. Bola
Secara tradisional bola –bola dibuat dari bahan celluloid dan pada perkembangan selanjutnya bola disempurnakan menjadi superbal yang terbuat dari serpihan plastik. Namun demikian terdapat kesulitan pada daya pantul yang tidak dapat diandalkan. Dengan bola –bola yang dihasilkan secara tradisional, tidak lagi merupakan personal bagaimana gigihnya menjatuhkan lawan, tetapi bagaimana cara dan menghindari agar supaya tidak mengikuti irama permainan lawan, sedangkan dengan menggunakan superbal, sesuai 3 -4 kali permainan bola akan tetap licin dan sukar mengendalikannya. Hampir semua pemain tenis meja dunia menola bola jenis ini karena tidak dapat memberikan kesempatan baik pada set-set yang tidak diduga.
3. Pakaian
Pilihlah kaos yang sesuai dengan postur tubuh anda, sehingga memberi kenyamanan. Jangan memilih kaos yang menyebabkan suasana panas dan dingin, pakailah kaos yang benar-benar sesuai dan memberi kenyamanan bagi tubuh.
Sebelum mulai pertandingan suatu turnamen, pemanasan tubuh adalah penting, beberapa tempat permainan di dunia internasional, kadang –kadang terlalu dingin. Untuk itu dibutuhkan kaos rangkap dan atau tiga untuk menghindarkan dari kejang-kejang atau kedinginan.
4. Meja Tenis
Meja yang baik adalah meja yang mempunyai ukuran sebagai berikut ;
Panjang : 2,74 meter
Lebar : 1,52 meter
Panjang net : 1,83 meter
Tinggi : 76 cm
Warna meja yang ideal adalah hijau dengan garis-garis batas berwarna putih dan lebar 2 cm.
5. Net
Net ini berfungsi sebagai pembagi mesin menjadi dua bagian yang sama luasnya. Di kiri kanan meja dipasang dua tiang penyangga ukuran 15 sampai 25 cm, tingginya dan berjarak 15 sampai 25 dari garis pinggir. Tiang penyangga ini berguna untuk mengikatkan tali penopang net tersebut.
Tinggi net berkisar antara 15 sampai 25 cm di atas permukiman meja, sedangkan bagian bawahnya harus dipasang sedekat mungkin dengan permulaan meja tersebut.
Peraturan Tenis Meja
1. Meja
a. Permukaan atas meja yang secara umum diistilahkan sebagai ” Playing surface” harus berbentuk segi empat dengan ukuran panjang 2,74 meter dan lebar 15,25 meter. Permukaan ini harus terletak horisontal pada ketinggian 760 mm di atas lantai.
b. Permukaan atas meja dapat terbuat dari material apapun juga, asalkan kemungkinan pantulan bola setinggi 220 sampai 250 mm dengan menggunakan bola standar (sebaiknya yang jenis medium) dan dijatuhkan dari ketinggian 305 mm dari atas permukaan meja.
c. Permukaan meja ini harus berwarna gelap, kalau mungkin hijau tua. Permukaan meja ini tidak boleh berkilat dan dibatasi dengan garis putih sebesar 20 mm di semua sisinya.
1) Garis putih yang membatasi lebar permukaan meja sepanjang 1,525 meter akan diberi nama ” batas akhir” (endlines)
2) Garis putih yang membatasi panjang permukaan meja sepanjang 2,74 meter akan diberi nama ” batas sisi” ( side lines)
d. Bagi permainan ganda, permukaan meja ini akan dibagi menjadi dua bagian dengan garis putih selebar 3 mm. Garis tengah ini pararel dengan batas sisi dan akan diberi nama ” batas tengah” ( centre line). Batas tengah yang sudah digambarkan secara permanen ini tak perlu dihapus apabila meja hendak dipakai untuk permainan tunggal.
2. Net
a. Permukaan meja akan dibagi menjadi dua sisi dengan ukuran yang sama dengan perantaraan sebuah ” jaring” (net) yang pararel dengan batas akhir meja tersebut.
b. Net ini akan ditegangkan oleh tali yang diikat pada kedua belah sisi pada sebuah tiang penyangga setinggi 152,5 mm, sedangkan batas sisi dari kedua tiang penyangga harus berjarak 152,5 mm dari batas sisi permukaan meja.
c. Panjang net itu, beserta perpanjangnya di sisi kanan dan kiri harus berukuran : panjang 1.83 m sedangkan seluruh panjang tersebut, terhitung dari ujung atas net, harus berjarak 152,2 mm di atas permukaan meja.
3. Bola
a. Bola harus berbentuk bulat, dengan diameter minimum 37,2 mm dan maksimum 28.2 mm.
b. Berat bola minimum harus 240 gram dan maksimum 2.54 gram.
c. Bola ini harus terbuat dari selulosa atau plastik lainnya yang sejenis dan harus berwarna putih atau king tanpa ada efek berkilat ( harus suram).
4. Bet atau raket
a. Ukuran raket bebas, demikian juga bentuk dan beratnya.
b. ”Blade” ( bagian raket yang bundar, dengan maka kita memukul bola) harus terbuat dari kayu seluruhnya, rata tebalnya , datar dan kaku.
c. Bagian permukaan dari setiap sisi black tersebut, dipakai ataupun tidak dipakai untuk memukul bola, harus berwarna gelap suram setiap pinggiran atas hiasan dipinggir blade tidak berwarna putih atau berrefleksi.
Ikatan Pencak Silat Indonesia
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ini adalah halaman drafTerkini (belum ditinjau)
Langsung ke: navigasi, cari
Lambang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)
Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) adalah organisasi nasional Indonesia yang membawahi kegiatan Pencak silat secara resmi , antara lain menyelenggarakan pertandingan, membakukan peraturan dan lain-lain.
Sejarah Ikatan Pencak Silat Indonesia
Sejarah dan perkembangannya
Pencak Silat sebagai bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia berkembang sejalan dengan sejarah masyarakat Indonesia. Dengan aneka ragam situasi geografis dan etnologis serta perkembangan zaman yang dialami oleh bangsa Indonesia, Pencak Silat dibentuk oleh situasi dan kondisinya. Kini Pencak Silat kita kenal dengan wujud dan corak yang beraneka ragam, namun mempunyai aspek-aspek yang sama.
Pencak Silat merupakan unsur-unsur kepribadian bangsa Indonesia yang dimiliki dari hasil budi daya yang turun temurun. Sampai saat ini belum ada naskah atau himmpunan mengenai sejarah pembelaan diri bangsa Indonesia yang disusun secara alamiah dan dapat dipertanggung jawabkan serta menjadi sumber bagi pengembangan yang lebih teratur.
Hanya secara turun temurun dan bersifat pribadi atau kelompok latar belakang dan sejarah pembelaan diri inti dituturkan. Sifat-sifat ketertutupan karena dibentuk oleh zaman penjajahan di masa lalu merupakan hambatan pengembangan di mana kini kita yang menuntut keterbukaan dan pemassalan yang lebih luas.
A. Perkembangan pada zaman sebelum penjajahan Belanda
Nenek moyang kita telah mempunyai peradaban yang tinggi, sehingga dapat berkembang menjadi rumpun bangsa yang maju. Daerah-daerah dan pulau-pulau yang dihuni berkembnag menjadi masyarakat dengan tata pemerintahan dan kehidupan yang teratur. Tata pembelaan diri di zaman tersebut yang terutama didasarkan kepada kemampuan pribadi yang tinggi, merupakan dasar dari sistem pembelaan diri, baik dalam menghadapi perjuangan hidup maupun dalam pembelaan berkelompok.
Para ahli pembelaan diri dan pendekar mendapat tempat yang tinggi di masyarakat. Begitu pula para empu yang membuat senjata pribadi yagn ampuh seperti keris, tombak dan senjata khusus. Pasukan yang kuat di zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit serta kerajaan lainnya di masa itu terdiri dari prajurit-prajurit yang mempunyai keterampilan pembelaan diri individual yang tinggi. Pemukupan jiwa keprajuritan dan kesatriaan selalu diberikan untuk mencapai keunggulan dalam ilmu pembelaan diri. Untuk menjadi prajurit atau pendekar diperulan syarat-syarat dan latihan yang mendalam di bawah bimbingan seorang guru. Pada masa perkembangan agama Islam ilmu pembelaan diri dipupuk bersama ajaran kerohanian. Sehingga basis-basis agama Islam terkenal dengan ketinggian ilmu bela dirinya. Jelaslah, bahwa sejak zaman sebelum penjajahan Belanda kita telah mempunyai sistem pembelaan diri yang sesuai dengan sifat dan pembawaan bangsa Indonesia.
B. Perkembangan Pencak Silat pada zaman penjajahan Belanda
Suatu pemerintahan asing yang berkuasa di suatu negeri jarang sekali memberi perhatian kepada pandangan hidup bangsa yang diperintah. Pemerintah Belandan tidak memberi kesempatan perkembangan Pencak Silat atau pembelaan diri Nasional, karena dipandang berbahaya terhadap kelangsungan penjajahannya. Larangan berlatih bela diri diadakan bahkan larangan untuk berkumpul dan berkelompok. Sehingga perkembangan kehidupan Pencak Silat atau pembelaan diri bangsa Indonesia yang dulu berakar kuat menjadi kehilangan pijakan kehidupannya. Hanya dengan sembunyi-sembunyi dan oleh kelompok-kelompok kecil Pencak Silat dipertahankan. Kesempatan-kesempatan yang dijinkan hanyalah berupa pengembangan seni atau kesenian semata-mata masih digunakan di beberapa daerah, yang menjurus pada suatu pertunjukan atau upacara saja. Hakekat jiwa dan semangat pembelaan diri tidak sepenuhnya dapat berkembang. Pengaruh dari penekanan di zaman penjajahan Belanda ini banyak mewarnai perkembangan Pencak Silat untuk masa sesudahnya.
C. Perkembangan Pencak Silat pada pendudukan Jepang
Politik Jepang terhadap bangsa yang diduduki berlainan dengan politik Belanda. Terhadap Pencak Silat sebagai ilmu Nasional didorong dan dikembangkan untuk kepentingan Jepang sendiri, dengan mengobarkan semangat pertahanan menghadapi sekutu. Di mana-mana atas anjuran Shimitsu diadakan pemusatan tenaga aliran Pencak Silat. Di seluruh Jawa serentak didirkan gerakan Pencak Silat yang diatur oleh Pemerintah. Di Jakarta pada waktu itu telah diciptakan oleh para pembina Pencak Silat suatu olarhaga berdasarkan Pencak Silat, yang diusulkan untuk dipakai sebagai gerakan olahraga pada tiap-tiap pagi di sekolah-sekolah. Usul itu ditolak oleh Shimitsu karena khawatir akan mendesak Taysho, Jepang. Sekalipun Jepang memberikan kesempatan kepada kita untuk menghidupkan unsur-unsur warisan kebesaran bangsa kita, tujuannya adalah untuk mempergunakan semangat yang diduga akan berkobar lagi demi kepentingan Jepang sendiri bukan untuk kepentingan Nasional kita.
Namun kita akui, ada juga keuntungan yang kita peroleh dari zaman itu. Kita mulai insaf lagi akan keharusan mengembalikan ilmu Pencak Silat pada tempat yang semula didudukinya dalam masyarakat kita.
D. Perkembangan Pencak Silat pada Zaman Kemerdekaan
Walaupun di masa penjajahan Belanda Pencak Silat tidak diberikan tempat untuk berkembang, tetapi masih banyak para pemuda yang mempelajari dan mendalami melalui guru-guru Pencak Silat, atau secara turun-temurun di lingkungan keluarga. Jiwa dan semangat kebangkitan nasional semenjak Budi Utomo didirikan mencari unsur-unsur warisan budaya yang dapat dikembangkan sebagai identitas Nasional. Melalui Panitia Persiapan Persatuan Pencak Silat Indonesia maka pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta terbentuklah IPSI yang diketuai oleh Mr. Wongsonegoro.
Program utama disamping mempersatukan aliran-aliran dan kalangan Pencak Silat di seluruh Indonesia, IPSI mengajukan program kepada Pemerintah untuk memasukan pelajaran Pencak Silat di sekolah-sekolah.
Usaha yang telah dirintis pada periode permulaan kepengurusan di tahun lima puluhan, yang kemudian kurang mendapat perhatian, mulai dirintis dengan diadakannya suatu Seminar Pencak Silat oleh Pemerintah pada tahun 1973 di Tugu, Bogor. Dalam Seminar ini pulalah dilakukan pengukuhan istilah bagi seni pembelaan diri bagnsa Indonesia dengan nama "Pencak Silat" yang merupakan kata majemuk. Di masa lalu tidak semua daerah di Indonesia menggunakan istilah Pencak Silat. Di beberapa daerah di jawa lazimnya digunakan nama Pencak sedangkan di Sumatera orang menyebut Silat. Sedang kata pencak sendiri dapat mempunyai arti khusus begitu juga dengan kata silat.
Pencak, dapat mempunyai pengertian gerak dasar bela diri, yang terikat pada peraturan dan digunakan dalam belajar, latihan dan pertunjukan.
Silat, mempunyai pengertian gerak bela diri yang sempurna, yang bersumber pada kerohanian yang suci murni, guna keselamatan diri atau kesejahteraan bersama, menghindarkan diri/ manusia dari bela diri atau bencana. Dewasa ini istilah pencak silat mengandung unsur-unsur olahraga, seni, bela diri dan kebatinan. Definisi pencak silat selengkapnya yang pernah dibuat PB. IPSI bersama BAKIN tahun 1975 adalah sebagai berikut :
Pencak Silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela/mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritasnya (manunggalnya) terhadap lingkungan hidup/alam sekitarnya untuk mencapai keselarasan hidup guna meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Aspek dalam pencak silat
Pencak Silat sebagai ajaran kerohanian
Umumnya Pencak Silat mengajarkan pengenalan diri pribadi sebagai insan atau mahluk hidup yang pecaya adanya kekuasaan yang lebih tinggi yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Biasanya, Pencak Silat sebagai ajaran kerohanian/kebatinan diberikan kepada siswa yang telah lanjut dalam menuntut ilmu Pencak Silatnya. Sasarannya adalah untuk meningkatkan budi pekerti atau keluhuran budi siswa. Sehingga pada akhirnya Pencak Silat mempunyai tujuan untuk mewujudkan keselarasan/ keseimbangan/keserasian/alam sekitar untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, guna mengisi Pembangunan Nasional Indonesia dalam mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya yang Pancasilais.
Pencak Silat sebagai seni
Ciri khusus pada Pencak Silat adalah bagian kesenian yang di daerah-daerah tertentu terdapat tabuh iringan musik yang khas. Pada jalur kesenian ini terdapat kaidah-kaidah gerak dan irama yang merupakan suatu pendalaman khusus (skill). Pencak Silat sebagai seni harus menuruti ketentuan-ketentuan, keselarasan, keseimbangan, keserasian antara wirama, wirasa dan wiraga.
Di beberapa daerah di Indonesia Pencak Silat ditampilkan hampir semata-mata sebagai seni tari, yang sama sekali tidak mirip sebagai olahraga maupun bela diri. Misalnya tari serampang dua belas di Sumatera Utara, tari randai di Sumatera Barat dan tari Ketuk Tilu di Jawa Barat. Para penari tersebut dapat memperagakan tari itu sebagai gerak bela diri yang efektif dan efisien untuk menjamin keamanan pribadi.dari ujang solok
Pencak Silat sebagai olahraga umum
Walaupun unsur-unsur serta aspek-aspeknya yang terdapat dalam Pencak Silat tidak dapat dipisah-pisahkan, tetapi pembinaan pada jalur-jalur masing-masing dapat dilakukan. Di tinjau dari segi olahraga kiranya Pencak Silat mempunyai unsur yang dalam batasan tertentu sesuai dengan tujuan gerak dan usaha dapat memenuhi fungsi jasmani dan rohani. Gerakan Pencak Silat dapat dilakukan oleh laki-laki atau wanita, anak-anak maupun orang tua/dewasa, secara perorangan/kelompok.
Usaha-usaha untuk mengembangkan unsur-unsur olahraga yang terdapat pada Pencak Silat sebagai olahraga umum dibagi dalam intensitasnya menjadi :
* Olahraga rekreasi
* Olahraga prestasi
* Olahraga massal
Pada seminar Pencak Silat di Tugu, Bogor tahun 1973, Pemerintah bersama para pembina olahraga dan Pencak Silat telah membahas dan menyimpulkan makalah-makalah :
* 1. Penetapan istilah yang dipergunakan untuk Pencak Silat
* 2. Pemasukan Pencak Silat sebagai kurikulum pada lembaga-lembaga pendidikan
* 3. Metode mengajar Pencak Silat di sekolah
* 4. Pengadaan tenaga pembina/guru Pencak Silat untuk sekolah-sekolah
* 5. Pembinaan organisasi guru-guru Pencak Silat dan kegiatan Pencak Silat di lingkungan sekolah
* 6. Menanamkan dan menggalang kegemaran serta memassalkan Pencak Silat di kalangan pelajar/mahasiswa.
Sebagai tindak lanjut dari pemikiran-pemikiran tersebut dan atas anjuran Presiden Soeharto, program olahraga massal yang bersifat penyegaran jasmani digarap terlebih dahulu, yang telah menghasilkan program Senam Pagi Indonesia (SPI).
Pencak Silat sebagai olahraga prestasi (olahraga pertandingan)
Pengembangan Pencak Silat sebagai olahraga & pertandingan (Championships) telah dirintis sejak tahun 1969, dengan melalui percobaan-percobaan pertandingan di daerah-daerah dan di tingkat pusat. Pada PON VIII tahun 1973 di Jakarta telah dipertandingkan untuk pertama kalinya yang sekaligus merupakan Kejuaraan tingkat Nasional yang pertama pula. Masalah yang harus dihadapi adalah banyaknya aliran serta adanya unsur-unsur yang bukan olahraga yang sudah begitu meresapnya di kalangan Pencak Silat. Dengan kesadaran para pendekar dan pembina Pencak Silat serta usaha yang terus menerus maka sekarang ini program pertandingan olahraga merupakan bagian yang penting dalam pembinaan Pencak Silat pada umumnya. Sementara ini Pencak Silat telah disebarluaskan di negara-negara Belanda, Belgia, Luxemburg, Perancis, Inggris, Denmark, Jerman Barat, Suriname, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru.
Program pembinaan Pencak Silat
Pencak Silat sebagai budaya Nasional bangsa Indonesia mempunyai banyak ragam khas maisng-masing daerah, jumlah perguruan/aliran di segenap penjuru tanah air ini diperkirakan sebanyak 820 perguruan/aliran.
Oleh karena itu dirasakan perlu adanya pembinaan yang sistimatis untuk melestarikan warisan nenek moyang kita. Terlebih-lebih setelah Kungfu masuk IPSI, atas anjuran Pemerintah berdasarkan pertimbangan lebih baik Kungfu berada di dalam IPSI sehingga lebih mudah dalam mengadakan pengawasan dan pengendalian terhadapnya, sekaligus menasionalisasikan.
Standarisasi yang telah dirintis pembuatannya, hanyalah untuk jurus dasar bagi keperluan khusus olahraga dan bela diri. Sedangkan pengembangannya telah diserahkan kepad setiap perguruan yang ada. Sistem pembinaan yang dipakai oleh IPSI ialah setiap aspek yang ada dijadikan jalur pembinaan, sehingga jalur pembinaan Pencak Silat meliputi :
* 1. Jalur pembinaan seni
* 2. Jalur pembinaan olahraga
* 3. Jalur pembinaan bela diri
* 4. Jalur pembinaan kebatinan
Keempat jalur ini diolah, dengan saringan dan mesin sosial budaya, yaitu Pancasila.
Peraturan Permainan Sepak Takraw BOLA
Sepak takraw
Sejarah Singkat
Olahraga sepaktakraw adalah transformasi dari permainan yang dalam bahasa Malayu disebut Sepak Raga (raga = keranjang), disebut Takraw dalam bahasa Thai, di Filipina disebut Sipa, di Burma disebut Chinlone, di Laos disebut Kator.
Pada permainan Sepak Raga para pemain berdiri membentuk lingkaran dan menggunakan bola yang terbuat dari rotan yang dianyam bulat.
Transformasi ini terjadi pada era 1940-an ketika permainan bola keranjang ini mulai menggunakan jaring dan peraturan angka, serta para pemain tidak lagi berdiri membentuk lingkaran tetapi dimainkan di lapangan ganda badminton
Dan pada masa sekarang bola yang digunakan tidak lagi yang terbuat dari rotan tetapi yang terbuat dari fiber. Kejuaraan paling bergengsi dalam cabang ini adalah King's Cup World Championships, yang diadakan di Bangkok, Thailand. (23rd King's Cup SepakTakraw World Championship 2008: August 25-30th).
Bola terbuat dari bahan rotan atau fiber. Lingkaran bola 41 sampai 43 cm.



PAKAIAN PEMAIN
Pemain berpakaian olahraga dengan teratur dan memakai sepatu karet.
ANGKA (Point)
• Angka kemenangan untuk satu set adalah 21 point.
• Jika kedua regu mendapat 20 angka sama, wasit meneruskan pertandingan setelah berunding dengan regu yang menerima service untuk ditambah 5 angka.
• Jika kedua regu sama-sama memenangi satu game maka diteruskan dengan game terakhir (rubber set). Pemenang games (set) ke-3 adalah pemenang pertandingan itu.
• Angka kemenangan untuk set ke-3 adalah 18 point.
LAPANGAN

# Panjang Lapangan: 13,42 meter.
# Lebar Lapangan : 6,10 meter.
# Garis Batas: adalah garis (lines) yang lebarnya+ 5 cm.
# Lingkaran Tengah: Ditengah sebuah lapangan ada lingkaran yaitu tempat melakukan sepakan permulaan (service). dengan garis tengah lingkaran 61 cm.
# Garis seperempat lingkaran:
Pada penjuru tengah kedua lapangan terdapat garis seperempat lingkaran tempat melambungkan bola kepada pemain yang melakukan sepakan permulaan (service) dengan jari-jari 90 cm.
# Tiang:
Dua buah tiang sebagai tempat pengikat jaring, didirikan pada sebelah luar kedua garis samping kiri dan kanan dengan jarak 30,5 cm dari garis samping.
Tinggi tiang 1,55 meter untuk laki-laki dan 1.45 meter untuk perempuan.
# Jaring (net):
Jaring dibuat dari bahan benang kasar, tali, atau dari nylon dengan ukuran lubang-lubangnya 4-5 cm. Lebar jaring 72 cm dan panjangnya tidak lebih dari 6,71 m. Pada pinggir atas, bawah dan samping dibuat pita selebar + 5 cm yang diperkuat dengan tali yang diikatkan pada kedua ring. Tinggi jaring 1,55 m dari tanah/lantai.
PERMULAAN PERMAINAN
Sebelum permainan dimulai, wasit melakukan undian (Toss)dengan mempergunakan uang logam (toss of coin) untuk memilih bola atau tempat.
Permainan dipimpin oleh seorang wasit dan seorang pembantu wasit (wasit II) dengan dibantu oleh 6 orang penjaga garis (lines man) yang duduk di 4 penjuru lapangan.
Regu yang memilih bola yang pertama memulai permainan (set) pertama, selanjutnya pemenang game (set) pertama memulai permainan set kedua.
SEPAKAN PERMULAAN (Service)
• Tekong (Server) itu hendaklah sebelah kakinya berada dalam lingkaran.
• Apit Pelambung bola haruslah berdiri dalam lingkaran (dibagian tengah lapangan).
• Apit yang seorang lagi haruslah berada di dalam lingkaran penjuru lainnya.
• Regu yang menerima service boleh berdiri di mana saja di dalam lapangannya.
• Service dianggap sah walaupun bola menyentuh jaring.
KESALAHAN, PELANGGARAN (FAULTS) Untuk regu yang melakukan service:
# Tekong tidak menyepak bola pada lambungan pertama.
# Tekong tidak meletakan sebelah kakinya dalam lingkaran sewaktu melakukan service.
# Kedua kaki pelambung bola dan pemain depan lainnya (Apit kiri/Apit kanan) tidak berada di dalam garis seperempat lingkaran, atau Apit kiri / Apit kanan mengangkat kaki sewaktu melambungkan bola untuk sepakan permulaan (service).
# Menginjak garis (walaupun seorang).
# Tempat pemain-pemain bertukar.
# Mati bagi regu yang melakukan service, JIKA bola tidak masuk lapangan lawan, karena bola menyangkut di jaring atau bola jatuh diluar lapangan.
KESALAHAN, PELANGGARAN (FAULTS) Untuk regu yang menerima service:
# Berada di luar lapangan.
# Berjalan, menggertak, mengejek dengan tujuan mengganggu pihak lawan.
KESALAHAN, PELANGGARAN (FAULTS) Untuk Kedua regu dalam permainan :
# Menginjak garis tengah.
# Bola jatuh di dalam lapangan sendiri atau di luar lapangan.
# Bola menyentuh jaring dan tidak masuk lapangan lawan.
# Bola mengenai tangan atau lengan.
# Mengepit bola.
# Memegang jaring atau tiang jaring.
# Memainkan bola lebih dari 3 kali berturu-turut.
# Memasuki lapangan lawan.
# Menahan kawan dari menyentuh jaring, tiang jaring, bangku wasit.
PEMAIN
• Dimainkan oleh dua regu yang masing-masing pihak terdiri dari 3 (tiga) orang;
• Satu orang dari tiga pemain ini berdiri di belakang yang dinamakan "TEKONG";
• Dua orang pemain depan, dikiri dinamakan Apit Kiri yang dikanan Apit Kanan;
• Istirahat bisa diberikan selama 5 menit sebelum games (set) terakhir dimulai;

BENTUK PERMAINAN
Dalam Permainan sepaktakraw, dimainkan oleh dua regu yang berhadapan dan dipisahkan oleh jaring (net) pada bagian tengah Lapangan yang berbentuk persegi empat panjang dan rata seperti dalam permainan badminton.
Tangan adalah bagian tubuh yang tidak boleh tersentuh bola, dan bagian tubuh yang terutama digunakan untuk menyentuh bola adalah kaki dan kepala. Tujuan dari setiap regu adalah mengembalikan bola sedemikian rupa sehingga dapat jatuh di lapangan lawan atau menyebabkan lawan membuat pelanggaran.
Tekong yang melakukan sepakan permulaan (service) dan mengawal bahagian belakang gelanggang. Apit Kiri dan Apit Kanan mengawal bahagian depan gelanggang dan memikul tugas utama mematikan bola di gelanggang lawan.
Tiap regu akan bertukar tempat setiap berakhir set.
Bentuk permainan Sepaktakraw tidak jauh berbeda dengan permainan bola volley, dengan perbedaan:
• jumlah pemain untuk satu regu adalah tiga (3) orang.
• tangan pemain tidak boleh tersentuh bola.
• posisi pemain tetap / tidak rotasi.
Jumlah Pemain
• Dimainkan oleh dua regu yang masing-masing pihak terdiri dari 3 (tiga) orang;
• Satu orang dari tiga pemain ini berdiri di belakang yang dinamakan "TEKONG";
• Dua orang pemain depan, dikiri dinamakan Apit Kiri yang dikanan Apit Kanan;
• Istirahat bisa diberikan selama 5 menit sebelum games (set) terakhir dimulai;


